PENGARUH KEUANGAN DIGITAL DAN PEMBAYARAN DIGITAL TERHADAP KINERJA UMKM DENGAN PERSEPSI RISIKO SEBAGAI VARIABEL MEDIASI
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keuangan digital dan pembayaran digital terhadap kinerja UMKM dengan persepsi risiko sebagai variabel mediasi pada pelaku UMKM di Desa Bambang, Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner survei kepada 50 responden yang dipilih secara sensus. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji hipotesis (uji t, uji F, koefisien determinasi) dengan SPSS versi 26, serta Sobel Test melalui aplikasi Jamovi untuk menguji peran mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keuangan digital tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM (sig. 0,600 > 0,05), sedangkan pembayaran digital berpengaruh positif dan signifikan (sig. <0,001 < 0,05) dan menjadi variabel paling dominan. Persepsi risiko tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM (sig. 0,570 > 0,05) dan tidak terbukti memediasi pengaruh keuangan digital maupun pembayaran digital terhadap kinerja UMKM. Secara simultan, keuangan digital dan pembayaran digital berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM dengan kontribusi sebesar 73,2%, sedangkan 26,8% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini.