Analisis Volume, Kepadatan lalu Lintas dan Kinerja di Ruas Jalan Jembatan Kembar Kabupaten Gowa

Penulis

  • Muhammad Makkawaru Universitas Patompo
  • Ramdania Tenreng Universitas Patompo
  • Chaidir Suwahyo Universitas Bosowa image/svg+xml
  • Nur Qalbi Tayibu Universitas Patompo

Kata Kunci:

Derajat Kejenuhan, Kepadatan, Kinerja Jalan, Volume Lalu Lintas

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis volume lalu lintas, tingkat kepadatan, dan kinerja jalan berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan survei lapangan pada hari kerja dan akhir pekan, mencatat jumlah kendaraan, kecepatan rata-rata, dan hambatan samping. Hasil analisis menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi terjadi pada hari Senin pukul 07.00–07.15 di ruas Pallangga– Sungguminasa sebesar 7.874 kendaraan atau 4.186,4 smp/jam, serta pada pukul 17.00–17.15 di ruas Sungguminasa–Pallangga sebesar 6.083 kendaraan atau 3.222,8 smp/jam. Nilai ini melampaui kapasitas dasar jalan sebesar 3.200 smp/jam. Kepadatan lalu lintas tertinggi tercatat sebesar 226,877 smp/km dengan kecepatan rata-rata kendaraan menurun hingga 14,205 km/jam pada jam sibuk sore hari. Kondisi ini menunjukkan bahwa ruang gerak kendaraan terbatas sehingga menimbulkan antrean panjang dan menurunkan efisiensi pergerakan. Hambatan samping, aktivitas pasar, serta perilaku pengguna jalan yang tidak tertib memperburuk situasi. Berdasarkan perhitungan derajat kejenuhan (DS), ruas jalan berada pada Level of Service (LOS) D dengan nilai DS mendekati 0,85, yang mengindikasikan kondisi lalu lintas padat dan hampir jenuh. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa ruas Jalan Jembatan Kembar beroperasi dalam kondisi tidak stabil hingga sangat padat, terutama pada jam sibuk, sehingga diperlukan upaya perbaikan berupa penataan hambatan samping, peningkatan infrastruktur, pengaturan waktu aktivitas masyarakat, serta pengembangan transportasi umum untuk menekan volume kendaraan pribadi.

Referensi

Diterbitkan

2026-02-25