PENGARUH LIKUIDITAS DAN SOLVABILITAS TERHADAP PROFITABILITAS PERUSAHAAN MANUFAKTUR FMCG DI BEI
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas dan solvabilitas terhadap profitabilitas pada perusahaan manufaktur sektor Fast Moving Consumer Goods (FMCG) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Likuiditas diukur menggunakan Current Ratio (CR), solvabilitas diukur menggunakan Debt to Asset Ratio (DAR), sedangkan profitabilitas diukur menggunakan Return on Asset (ROA) dan Net Profit Margin (NPM). Objek penelitian meliputi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dengan periode penilaian tahun 2020-2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh tiga perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis statistic deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan uji koefisien determinasi (Adjusted R Square) dengan bantuan program IBM SPSS Statistick Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Current Ratio (CR) dan Debt to Asset Ratio (DAR) tidak berpengaruh signifikan terhadap Return on Asset (ROA) maupun Net Profit Margin (NPM). Namun, secara simultan Current Ratio dan Debt to Asset Ratio berpengaruh signifikan terhadap Return on Asset dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan terhadap Net Profit Margin dengan nilai signifikansi sebesar 0,032. Nilai Adjusted menunjukkan bahwa Current Ratio dan Debt to Asset Ratio mampu menjelaskan variasi Return on Asset sebesar 69,7%, sedangkan sisanya sebesar 30,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Sementara itu, pada Net Profit Margin diperoleh nilai Adjusted sebesar 28,3%, sedangkan sisanya sebesar 71,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.