PENGARUH WORK - LIFE BALANCE DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI PROVINSI SULAWESI SELATAN
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keseimbangan kerja-hidup dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan. Kinerja karyawan merupakan indikator kunci keberhasilan organisasi dan dipengaruhi oleh faktor psikologis, termasuk keseimbangan kerja-hidup dan motivasi kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 64 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin dari populasi 176 karyawan. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²) menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan kerja-hidup memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,426; p < 0,05), sedangkan motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan dengan pengaruh yang lebih dominan (β = 0,586; p < 0,05). Secara simultan, kedua variabel tersebut secara signifikan mempengaruhi kinerja karyawan (F = 80,004; p < 0,05). Nilai R Square sebesar 0,724 menunjukkan bahwa 72,4% variasi dalam kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh variabel-variabel ini.