Resistance of Sago Bark (Metroxylon sagu) Against Subterranean Termite Attack
Keywords:
Sago bark, resistance to subterranean termites, wood strengthAbstract
This study aimed to evaluate the resistance of sago bark to subterranean termites. The research was conducted using a descriptive method with five replications. Sample preparation of the bark material followed the SNI ISO 3129:2011 standard, while testing against subterranean termites (Coptotermes curvignathus Holmgren) referred to SNI 01-7207-2006. The results were determined based on the weight loss of the sago bark after treatment, which was then compared to the termite resistance classification according to SNI 01-7207-2006. The findings indicated that sago bark is not resistant to subterranean termites and is classified under resistance class IV based on SNI 01-7207-2006
References
Asben, A. & T. T. Irawadi. 2013. Isolation and Identification of Glucoamylase Producer Fungus from Sago Hampas. International Journal of Advanced Science Engineering Information Technology, Vol 3 (5): 1-5.
Badan Litbang Kehutanan. 2007. Potensi Hutan Sagu: Kendala Pemanfaatan dan Prospek Pengembangannya. Jakarta: Badan Litbang Kehutanan.
BPS Kab. Luwu Utara. 2015. Luwu Utara dalam Angka 2015.
Fallo, G. & Y. Sine. 2016. Isolasi dan Uji Biokimia Bakteri Selulotik Asal Saluran Pencernaan Rayap Pekerja (Macrotermes spp.). Bio-Edu, Vo. 1 (2); 27-29.
Jong, F. S. dan A. Widjono. 2007. Sagu: Potensi Besar Pertanian Indonesia. Iptek Tanaman Pangan, Vol 2 (1): 54-65.
Muslich, M. & S. Rulliaty. 2011. Kelas Awet 15 Jenis Kayu Andalan Setempat terhadap Rayap Kayu Kering, Rayap Tanah dan Penggerek di Laut. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, Vol 29 (1): 67-77.
Nuriyatin, N., E. Apriyanto, & N. Satriya, Saprinurdin. 2003. Ketahanan Lima Jenis Kayu berdasarkan Posisi Kayu di Pohon terhadap Serangan Rayap. Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Indonesia, Vol. 5 (2): 77-82.
Pemerintah Kab. Luwu. 2012. Rekapitulasi Luas Areal, Produksi, dan Jumlah Petani Tanaman Perkebunan Rakyat Tahun 2012 (Online). http://luwukab.go.id/?page_id=38. Diakses pada Tanggal 26 Mei 2016.
SNI 01-7207-2006. Uji Ketahanan Kayu dan Produk Kayu terhadap Organisme Perusak Kayu. Badan Standarisasi Nasional.
SNI ISO 3129: 2011. Kayu – Metode Pengambilan Contoh dan Persyaratan Umum untuk Uji Fisis dan Mekanis. Badan Standarisasi Nasional.
Wahyudi, I., I.S. Rahayu, & Arinana. 2012. Pengujian Efikasi Skala Laboratorium Kayu Hasil Fumigasi terhadap Serangan Rayap Tanah (Coptotermes curvignathus). Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, Vol. 17 (3): 141-144.
Wahyudi, I., T. Priadi, & I.S. Rahayu. 2014. Karakteristik dan Sifat-Sifat Dasar Kayu Jati Unggul Umur 4 dan 5 Tahun Asal Jawa Barat. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, Vol. 19 (1): 50-56.
Zulfiana, D. & S. S. Kusumah. 2014. Ketahanan Papan Komposit dari Pelepah Sagu (Metroxylon sago Rottb.) terhadap Jamur Pelapuk dan Rayap Tanah. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, Vol. 32 (4): 253-262.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2018 Celebes Biodiversitas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
